Jumat, 11 Juli 2014

KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP



 

KARYA TULIS
Diajukan Kepada MTs ATTAQWA 09
Jatimakmur Pondok Gede
Untuk Memenuhi Syarat-Syarat Kelulusan

OLEH :
LU’LU AZIZAH



BAB I
KEUTAMAAN MENUNTUTILMU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP

A.    Latar Belakang
Sesungguhnya menuntut ilmu merupakan amalan taqarub kepada Allah yang paling utama yang akan mendekatkan seorang hamba kepada Rabbnya.Allah telah memerintahkan pada hambanya untuk mencari ilmu,belajar,berfikir,dan merenung .Di jaman modern seperti sekarang ini betapa pentingnya ilmu pengetahuan untuk mencapai generasi yang lebih baik . Tidak sedikit pengangguran baik di kota maupun di pedalaman bila kita melihat fakta yang ada maka timbul pertanyaan, Apa sebab mereka menganggur ataupun pekerja kasar ? Bila kita amati atau kita telusuri dari latar belakang mereka ternyata mayoritas dari mereka adalah berpendidikan rendah, artinya memiliki ilmu pengetahuan yang sedikit, kurang adanya keahlian atau keterampilan yang dapat mendukung kualitas hidup mereka, karena kebanyakan mereka hanya lulus sekolah dasar (SD) bahkan ada yang tidak sampai lulus SD. Maka dari itu untuk meningkatkan kualitas hidup di antaranya perlu memiliki ilmu pengetahuan yang luas baik keahlian maupun keterampilan.
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut di atas,maka penulis mengadakan penelitian secara rinci, drama permasalahan itu dirumuskan kedalam sebuah judul penelitian : KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP.

B.     Identifikasi   Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas,penulis mengidentifikasikan masalah sebagai berikut:
1.      Pentingnya menuntut ilmu dalam meningkatkan kualitas kehidupan sehingga menjadi manusia yang berguna bagi nusa,bangsa dan agama
2.      Melaksanakan perintah Allah dengan mengharap ridhoNya untuk menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.







C.      Pembatasan dan Perumusan Masalah

1.      Pembatasan Masalah
Berdasarkan identifikasi di atas,penulis meberikan batasan masalah penelitian hanya pada : KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP.
2.      Perumusan Masalah
Berdasarkan identifikasi serta pembahasan masalah di atas, penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
a. Apa saja keutamaan bagi orang yang menuntut ilmu ..?
b. Apa keterkaitan ilmu pengetahuan dalam meningkatkan kulitas hidup ..?

D.   Tujuan Dan Signifikansi Penelitian
1.    Tujuan Penelitian
Berdasarkan pada pembatasan masalah dan perumusan masalah yang telah di uraikan di atas,maka tujuan penelitian ini antara lain:
a.       Untuk mempermudah mendapatkan data maupun keterangan yang sesuai dengan permasalahan yang ada.
b.      Untuk memperoleh jawaban dari permasalahan yang sedang di bahas sesuai dengan judul yang ada.

2.    Signifikansi Penulisan
Adapun kegunaan/manfaat penelitian ini antara lain:
a.       Untuk mendapatkan gambaran tentang keutamaan menuntut ilmu.
b.      Untuk memenuhi salah satu persyaratan kelulusan.
                             
E.       Metodologi Penelitian
Untuk tujuan penulisan karya tulis ini penulis melakukan pengumpulan data, yang dilakukan dengan menggunakan liblary research, yaitu teknik penelitian untuk memperoleh data-data, baik data primer maupun data sekunder yang di peroleh dari buku-buku majalah, jurnal dan artikel serta internet.
Setelah data-data terkumpul, maka penulis melakukan pengelolahan data tersebut dengan menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu suatu langkah dalam mengutamakan semua data, fakta dan informasi dalam berbagai media.

F.    Sistematika Penulisan
Dalam penelitian ini penulis menyusun proposal penelitian menjadi:
1. Bab I (PENDAHULUAN)
A. Latar Belakang Masalah
B. Identifikasi Masalah
C. Pembatasan dan Perumusan Masalah
D. Tujuan dan Signifikansi Penelitian
E. Metodologi Penelitian
F. Sistematika Penulisan



















BAB II
KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP
A.    Pengertian Menunutut Ilmu
             Menuntut ilmu adalah suatu usaha yang di lakukan oleh seseorang untuk merubah tingkah            laku dan perilaku ke arah yang lebih baik , karena hanya dengan ilmu kita bisa menunjukkan jalan menuju kebenaran dan meninggalkan kebodohan . Menuntut ilmu merupakan ibadah sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :




Artinya:
            “Rasulullah SAW bersabda : Mencari ilmu itu wajib setiap orang islam . Memberikan ilmu kepada orang yang bukan ahlinya (tidak tepat) , seperti orang yang mengalungi babi dengan permata , mutiara , dan emas .”
            Berdasarkan hadis di atas dapat di pahami bahwa mencari ilmu itu wajib setiap muslim . Dikatakan wajib berarti harus di laksanakan apabila tidak di lakukan maka akan mendapat dosa
            Ilmu yang di maksud dalam hadist di atas adalah ilmu agama karna untuk melakukan suatu amaliyah yang hubungan nya dengan peribadahan herus di dasari dengan ilmu .  Ibadah itu merupakan tauqifiyah maksudnya tata cara,waktu,kadar dan yang lainnya telah ada keterangan secara pasti,maka jika tidak memahami ilmunya amalan yang di lakukan tidak akan sempurna jystru akan di tolak .

Menurut fatwa imam bukhori bahwa :

Maksudnya,ilmu itu harus ada sebelum berkata dan melakukan suatu amal,maka dengan demikian dapat di mengerti bahwa sebagai landasan dasar sebelum berkata dan berbuat merupakan hal yang wajib .


            Berbeda dengan ilmu dunia , apabila sebagian dari kaum muslimin telah mempunyai salah satu dari ilmu dunia maka muslim yang lainnya tidak harus beramai-ramai untuk mempelajarinya , alangkah baiknya jika kaum muslimin mempelajari berbagai ilmu pengetahuan baik yang bersifat agama maupunyang lainnya yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup . Kita wajib untuk mencari ilmu , karena kewajiban mencari ilmu sampai masuk liang lahat .

Rasulullah SAW bersabda :




Artinya :
            “Carilah ilmu dari ayunan sampai ke liang lahat”
Kita harus benar-benar dapat memanfaatkan waktu untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat terutama untuk mencari ilmu . Rasulullah SAW bersabda :




Artinya :
            “Carilah ilmu meskipun samapai ke negri cina”
Maksudnya kita di wajibkan untuk mencari / menuntut ilmu agar dapat memiliki ilmu yang luas sampai sejauh manapun kita mencari..

B.     Keutamaan Bagi Orang Yang Menuntut Ilmu     
1.      Menjadi orang yang mulia dari pandangan agama
Dalam surat Al-Mujudalah Allah subhanahu wata’ala berfirman:”… Allah akan mengangkat derajat  orang-orang yang beriman di antara mu dan orang-orang yang di beri ilmu beberapa derajat …” dan dalam hadis lain nabi SAW bersabda :











Artinya : “Jadilah kamu orang yang mengajar,atau belajar,atau pendengar,atau mencintai(mencari ilmu) dan janganlah kamu menjadi orang yang kelima(artinya tidak mengajar,tidak belajar,itdak suka mendengarkan pengajian dan todak mencintai ilmu) maka kamu akan hancur(H.R Baihaqqi)
2.      Lebih baik daripada sholat seratus rakaat.Hal ini berdasarkan sabda rasulullah SAW yang artinya :”Apabila engkau pagi-pagi (berangkat) mencari satu ayat dari Al-Qur’an itu lebih baik daripada sholat seratus rakaat(H.R Turmudzi)
3.      Seperti Jihad Di Jalan Allah.Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:





Artinya :”Barang siapa yang keluar dari rumah karena mencari ilmu,maka ia di (anggap orang) yang menegakkan agama Allah sehingga ia pulang.           

4.       Akan di mudahkan jalan menuju surga






           
Rasulullah SAW bersabda : siapa yang pergi (berjalan) untuk menuntut ilmu Allah membukakan pintu surga kepadanya . Malaikat-malikat membentangkan sayapnya kepadanya . Malaikat-malaikat di langit dan ikan-ikan di lautan mendoakan(membaca sholawat) kepadanya .
5.      Memberi manfaat dalam kehidupannya
Yaitu perumpamaan petunjuk dan Ilmu (agama) yang di utuskan Allah kepadaku seperti air hujan yang turun dari langit , maka kalau air hujan itu jatuh pada tanah yang baik (subur) air di serap menumbuhkan tanaman -tanaman (rumput-rumput) , air jatuh ke tempat yang kering (keras) kemudian di tahan . Allah member manfaat kepada manusia , mereka minum dan berladang (bertanam) , air yang jatuh pada tanah yang gersang , tidak menumbuhkan tanaman-tanaman dan tidak di tahan(untuk air minum) demikianlah perumpamaan orang-orang yang mengetahui agama Allah , mengambil manfaat dariku.

C.    Sikap Orang Yang Berilmu
Orang yang berilmu dan mengamalkannya akan mendapatkan penghargaan yang tinggi dari setiap orang dimanapun ia berada.
Adapun sikap orang yang berilmu di antaranya adalah :
1.      Ikhlas dalam mengerjakan ilmunya kepada orang lain , tanpa adanya maksud yang lain kecuali ridha allah .
2.      Jujur dan adil dalam bersikap . Artinya kita dapay menentukan sesuatu itu berdasarkan ketentuan yang semestinya dengan penuh kejujuran .
3.      Senang menggali dan mengkaji berbagai ilmu berdasarkan perkembangan zaman yang semakin maju , dengan berdiskusi mendatangi majelis-majelis ilmu , kajian buku , ataupun membaca bacaan yang bermanfaat .
4.      Bijaksana dalam memberikan pengetahuan terhadap orang lain baik karakteristiknya , ataupun budayanya agar segala yang kita berikan mudah di pahami .

D.    Perbedaan Orang yang Berilmu Dengan yang Tidak Berilmu
Dalam Al-Qur’an surat az-zumar Allah SWT berfirman,”Katakanlah , ‘ Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ..?
Pada ayat tersebut begitu jelas jawabannya , ia tidak di cantumkan pada ayat selanjutnya . Dalam ilmu bahasa , pertanyaan trsebut dikenal dengan pertanyaan retoris yaitu pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban karena sudah di ketahui sebelum pertanyaan itu ada.
Jelas jawabannya tidak akan sama selama-lamanya . seorang yang berpengetahuan , dari caranya berfikir , bertindak , dan bertutur kata akan jauh berbeda dengan orang yang tidak berpengetahuan . Ayat ini adalah teguran bagi orang-orang yang berpengetahuan tetapi ternyata tingkah laku mereka seperti orang awam . Mereka melakukan hal yang di larang oleh Allah padahal mereka mengetahui bahwa hal tersebut di larang oleh Allah.
            Begitu banyak ayat Al-Qur’an dan hadist-hadist yang menunjukkan keutamaan orang-orang yang berilmu di antaranya :
1.      Rasulullah SAW bersabda “ Keutamaan orang alim atas ahli ibadah adalah seperti keutamaan ku atas orang yang paling rendah dari sahabatku .”
2.      Sebagai pewaris para nabi sebagai mana sabdanya dalam hadist-hadist beliau , Rasulullah SAW tidak pernah meminta kepada Allah untuk ditambahkan kepada baliau kecuali ilmu . Seandainya ada yang lebih utama dari ilmu , pastilah beliau akan mengajarkan ummatnya untuk meminta hal tersebut.
3.      Dapat beramal lebih baik seperti firman Allah dalam surat Al-Mulk ayat 2 “Yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu siapa yang lebih baik amalnya …” .
4.      Tidurnya orang yang berilmu lebih ditakuti daripada sholatnya orang yang tidak berilmu. Hal ini bisa terjadi karena tidurnya orang yang berilmu pastilah bertujuan untuk beristirahat agar dia mampu beribadah lagi .Selain itu orang yang mengamalkan ilmunya akan tidur dengan mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah di dalamnya sehingga tidurnya tersebut akan bernilai ibadah . Sedangkan ibadahnya orang yang bodoh akan rawan terhadap kesalahan dan justru menjadikan syetan menyukainya.
5.      Orang yang berilmu lebih utama daripada pemilik harta . pepatah mengatakan “Ilmu akan menjaga pemiliknya sadangkan harta harus kita yang menjaganya.

E.     Balasan Bagi Orang Yang Menuntut Ilmu

1.      Akan di setarakan dengan para mujahid di medan perang
Rasulullah SAW berpesan dalam sebuah riwayat bahwa, “ Barangsiapa yang memasuki masjid kami (Masjid nabawi) dengan yujuan mempelajari kebaikan atau mengajarkan nya , maka ia menjadi orang yang brjihad di jalan Allah SWT . Dan barangsiapa yang memasukinya dengan tujuan selain itu , maka ia laksana orang yang sedang melihat sesuatu yang bukan miliknya .’’
Hal ini menunjukkan bahwa menuntut ilmu yang hampir di setarakan dengan amalan berjihad di sediakan pahala yang begitu besar . Oleh karna itu kita jangan sampai tergoda dengan kenikmatan dunia sampai melalaikan kegiatan menuntut ilmu dimanapun dan dalam kondisi bagaimanapun tetap mengingat pahala seperti pada ulasan ini . Hal tersebut sangat penting untuk meningkatkan semangat menuntut ilmu sampai Allah menghentikan nafas kita di dunia ini.
2.      Memperoleh kemudahan menuju surga yang abadi
“Barangsiapa yang meniti suatu jalan untuk mencari ilmu , maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) untuk membaca kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka ,ketentraman turun atas mereka , rahmat meliputi mereka melainkan mengelilingi mereka dan Allah menyanjung mereka di tangah para malaikat yang berada di sisin-Nya. Barang siapa yang lambat amalannya , maka tidak dapat di kejar dengan nasabnya.’’ (HR.Muslimdan Ahmad)
Hadist tersebut menjelaskan kepada kita tantang kemudahan yang di berikan oleh Allah SWT. Kepada pencari ilmu , untuk dimudahkan menuju ke surga yang merupakan tempat segala kenikmatan di dunia .












BAB III

PENUTUP


A.    KESIMPULAN

            Dalam pembahasan bab ini penulis akan memberikan kesimpulan-kesimpulan yang bersangkutan dengan karya tulis ini . Di antaranya dapat di ambil kesimpulan bahwa menuntut ilmu itu wajib baik laki-laki maupun perempuan bahkan ada dikatakan sejak lahir sampai ke liang kubur , di samping itu menuntut ilmu memiliki banyak keutamaan, perbedaan dan balasan bagi orang yang menuntut ilmu .
            Adapun keutamaan menuntut ilmu di antaranya akan di mudahkan jalan menuju surga , sebagai pewaris para nabi , menjadi orang yang mulia dalam pandangan agama , termasuk fisabilillah.
Dari uraian tersebut dapat kita ketahui bahwa orang yang memiliki ilmu pengetahuan lebih utama daripada memiliki harta karna harta tanpa ilmu akan sia-sia tetapi kalau kita memiliki banyak ilmu insyaallah akan bahagia .
Bila kita lihat dari kehidupan di zaman modern seperti ini sangat membutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi di samping kita harus memiliki iman dan taqwa .
            Menurut ibnu hajar Al-Atsqolani di sebutkan dalam kitab fathul Baari bahwa ilmu yang hukumnya fardu ‘ain untuk di cari oleh setiap muslim adalah’’Ilmu syar’i yang bermanfaat mengetahui kewajiban mukallaf dari perkara din-nya , baik urusan ibadah maupun muamalah .serta ilmu tentang Allah, sifat-Nya,dan mensucikan-Nya dari kekurangan . Adapun semua itu bersandarkam pada tafsir, hadist dan fiqih.
Demikianlah beberapa kesimpulan yang menunjukkan besarnya keutamaan-keutamaan bagi orang yang berilmu .

B. SARAN
            Alhamdulillah , dengan izin Allah SWT akhirnya karya tulis ini telah selesai juga. Adapun jikalau ada kebenaran dalam karya tilis ini , karna itu datangnya dari Allah SAW . Dan jikalau terdapat kesalahan ataupun kekurangan , karna itu datangnya dari kekhilafan diri penulis sendiri .
 Adapun saran-saran yang akan penulis sampaikan kepada para pembaca agar dapat mengambil manfaat dari karya tulis ini di antaranya dapat mengetahui betapa pentingnya menuntut ilmu untuk meningkatkan kualitas hidup dan sebagai bekal menuju kehidupan yang bahagia di dunia maupun di akhirat . Selain itu kita dapat mengetahui betapa banyak nya manfaat maupun keutamaan orang yang menuntut ilmu bahkan di umpamakan seperti orang yang berjihad di jalan Allah . Selanjutnya penulis merumuskan saran-saran sebagai berikut :

1.      Hendaknya kita labih mendalam di dalam mempelajari keutamaan dan pentingnya ilmu , baik yang bersumber dari Al-Qur’an ,hadidt , kitab-kitab para ulama islam, maupun yang lainnya.
2.      Hendaknya kita mengembangkan sikap bangga akan ilmu yang telah kita raih, agar keutamaannya tampak menghiasi diri kita dan orang-orang di sekitar kita.
3.      Karena begitu besar keutamaan dan pentingnya ilmu, maka hendakanya kita tidak berhenti begitu saja dalam menuntut ilmu. Sesuai dengan sabda Rasulullah bahwa menuntut ilmu tetap di haruskan sampai tubuh kita terkubur dalam liang lahat.
























                                        DAFTAR PUSTAKA