
KARYA
TULIS
Diajukan
Kepada MTs ATTAQWA 09
Jatimakmur
Pondok Gede
Untuk
Memenuhi Syarat-Syarat Kelulusan
OLEH
:
LU’LU AZIZAH
BAB
I
KEUTAMAAN
MENUNTUTILMU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP
A. Latar Belakang
Sesungguhnya
menuntut ilmu merupakan amalan taqarub kepada Allah yang paling utama yang akan mendekatkan seorang
hamba kepada Rabbnya.Allah telah memerintahkan pada hambanya untuk mencari
ilmu,belajar,berfikir,dan merenung .Di jaman modern seperti sekarang ini betapa
pentingnya ilmu pengetahuan untuk mencapai generasi yang lebih baik . Tidak
sedikit pengangguran baik di kota maupun di pedalaman bila kita melihat fakta
yang ada maka timbul pertanyaan, Apa sebab mereka menganggur ataupun pekerja
kasar ? Bila kita amati atau kita telusuri dari latar belakang mereka ternyata
mayoritas dari mereka adalah berpendidikan rendah, artinya memiliki ilmu
pengetahuan yang sedikit, kurang adanya keahlian atau keterampilan yang dapat
mendukung kualitas hidup mereka, karena kebanyakan mereka hanya lulus sekolah
dasar (SD) bahkan ada yang tidak sampai lulus SD. Maka dari itu untuk
meningkatkan kualitas hidup di antaranya perlu memiliki ilmu pengetahuan yang
luas baik keahlian maupun keterampilan.
Berdasarkan
latar belakang masalah tersebut di atas,maka penulis mengadakan penelitian
secara rinci, drama
permasalahan itu dirumuskan kedalam sebuah judul penelitian : KEUTAMAAN
MENUNTUT ILMU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan
latar belakang masalah di atas,penulis mengidentifikasikan masalah sebagai
berikut:
1. Pentingnya
menuntut ilmu dalam meningkatkan kualitas kehidupan sehingga menjadi manusia
yang berguna bagi nusa,bangsa dan agama
2. Melaksanakan
perintah Allah dengan mengharap ridhoNya untuk menuju kebahagiaan dunia dan
akhirat.
C.
Pembatasan
dan Perumusan Masalah
1.
Pembatasan Masalah
Berdasarkan
identifikasi di atas,penulis meberikan batasan masalah penelitian hanya pada : KEUTAMAAN
MENUNTUT ILMU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP.
2.
Perumusan Masalah
Berdasarkan
identifikasi serta pembahasan masalah di atas, penulis
merumuskan masalah sebagai berikut:
a. Apa saja keutamaan bagi orang yang
menuntut ilmu ..?
b. Apa keterkaitan ilmu pengetahuan dalam
meningkatkan kulitas hidup ..?
D. Tujuan Dan Signifikansi
Penelitian
1. Tujuan
Penelitian
Berdasarkan
pada pembatasan masalah dan perumusan masalah yang telah di uraikan di
atas,maka tujuan penelitian ini antara lain:
a. Untuk
mempermudah mendapatkan data maupun keterangan yang sesuai dengan permasalahan
yang ada.
b.
Untuk memperoleh jawaban dari
permasalahan yang sedang di bahas sesuai dengan judul yang ada.
2.
Signifikansi Penulisan
Adapun
kegunaan/manfaat penelitian ini antara lain:
a. Untuk
mendapatkan gambaran tentang keutamaan menuntut ilmu.
b. Untuk
memenuhi salah satu persyaratan kelulusan.
E. Metodologi
Penelitian
Untuk tujuan penulisan karya tulis ini penulis
melakukan pengumpulan data, yang dilakukan dengan menggunakan liblary research,
yaitu teknik penelitian untuk memperoleh data-data, baik data primer maupun
data sekunder yang di peroleh dari buku-buku majalah, jurnal dan artikel serta
internet.
Setelah data-data terkumpul, maka penulis
melakukan pengelolahan data tersebut dengan menggunakan metode deskriptif
analisis, yaitu suatu langkah dalam mengutamakan semua data, fakta dan
informasi dalam berbagai media.
F. Sistematika
Penulisan
Dalam
penelitian ini penulis menyusun proposal penelitian menjadi:
1. Bab I (PENDAHULUAN)
A. Latar Belakang Masalah
B. Identifikasi Masalah
C. Pembatasan dan Perumusan Masalah
D. Tujuan dan Signifikansi Penelitian
E.
Metodologi Penelitian
F.
Sistematika Penulisan
BAB
II
KEUTAMAAN
MENUNTUT ILMU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP
A.
Pengertian
Menunutut Ilmu
Menuntut ilmu adalah
suatu usaha yang di lakukan oleh seseorang untuk merubah tingkah
laku dan perilaku ke arah yang lebih baik , karena hanya dengan ilmu kita
bisa menunjukkan jalan menuju kebenaran dan meninggalkan kebodohan . Menuntut
ilmu merupakan ibadah sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW :
Artinya:
“Rasulullah SAW bersabda : Mencari ilmu itu wajib setiap
orang islam . Memberikan ilmu kepada orang yang bukan ahlinya (tidak tepat) ,
seperti orang yang mengalungi babi dengan permata , mutiara , dan emas .”
Berdasarkan hadis di atas dapat di pahami bahwa mencari
ilmu itu wajib setiap muslim . Dikatakan wajib berarti harus di laksanakan
apabila tidak di lakukan maka akan mendapat dosa
Ilmu yang di
maksud dalam hadist di atas adalah ilmu agama karna untuk melakukan suatu
amaliyah yang hubungan nya dengan peribadahan herus di dasari dengan ilmu
. Ibadah itu merupakan tauqifiyah
maksudnya tata cara,waktu,kadar dan yang lainnya telah ada keterangan secara
pasti,maka jika tidak memahami ilmunya amalan yang di lakukan tidak akan
sempurna jystru akan di tolak .
Menurut fatwa
imam bukhori bahwa :
Maksudnya,ilmu itu
harus ada sebelum berkata dan melakukan suatu amal,maka dengan demikian dapat
di mengerti bahwa sebagai landasan dasar sebelum berkata dan berbuat merupakan
hal yang wajib .
Berbeda dengan ilmu dunia , apabila sebagian dari kaum
muslimin telah mempunyai salah satu dari ilmu dunia maka muslim yang lainnya
tidak harus beramai-ramai untuk mempelajarinya , alangkah baiknya jika kaum
muslimin mempelajari berbagai ilmu pengetahuan baik yang bersifat agama
maupunyang lainnya yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup . Kita
wajib untuk mencari ilmu , karena kewajiban mencari ilmu sampai masuk liang
lahat .
Rasulullah SAW bersabda
:
Artinya :
“Carilah ilmu dari ayunan sampai ke liang lahat”
Kita harus benar-benar
dapat memanfaatkan waktu untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat terutama untuk
mencari ilmu . Rasulullah SAW bersabda :
Artinya :
“Carilah ilmu meskipun samapai ke negri cina”
Maksudnya kita di
wajibkan untuk mencari / menuntut ilmu agar dapat memiliki ilmu yang luas
sampai sejauh manapun kita mencari..
B.
Keutamaan
Bagi Orang Yang Menuntut Ilmu
1.
Menjadi orang yang mulia dari pandangan
agama
Dalam
surat Al-Mujudalah Allah subhanahu wata’ala berfirman:”… Allah akan mengangkat
derajat orang-orang yang beriman di
antara mu dan orang-orang yang di beri ilmu beberapa derajat …” dan dalam hadis
lain nabi SAW bersabda :
Artinya
: “Jadilah kamu orang yang mengajar,atau belajar,atau pendengar,atau
mencintai(mencari ilmu) dan janganlah kamu menjadi orang yang kelima(artinya
tidak mengajar,tidak belajar,itdak suka mendengarkan pengajian dan todak
mencintai ilmu) maka kamu akan hancur(H.R Baihaqqi)
2.
Lebih baik daripada sholat seratus
rakaat.Hal ini berdasarkan sabda rasulullah SAW yang artinya :”Apabila engkau
pagi-pagi (berangkat) mencari satu ayat dari Al-Qur’an itu lebih baik daripada
sholat seratus rakaat(H.R Turmudzi)
3.
Seperti Jihad Di Jalan Allah.Sebagaimana
sabda Rasulullah SAW:
Artinya
:”Barang siapa yang keluar dari rumah karena mencari ilmu,maka ia di (anggap
orang) yang menegakkan agama Allah sehingga ia pulang.
4.
Akan di mudahkan jalan menuju surga
Rasulullah
SAW bersabda : siapa yang pergi (berjalan) untuk menuntut ilmu Allah membukakan
pintu surga kepadanya . Malaikat-malikat membentangkan sayapnya kepadanya .
Malaikat-malaikat di langit dan ikan-ikan di lautan mendoakan(membaca sholawat)
kepadanya .
5.
Memberi manfaat dalam kehidupannya
Yaitu
perumpamaan petunjuk dan Ilmu (agama) yang di utuskan Allah kepadaku seperti
air hujan yang turun dari langit , maka kalau air hujan itu jatuh pada tanah
yang baik (subur) air di serap menumbuhkan tanaman -tanaman (rumput-rumput) ,
air jatuh ke tempat yang kering (keras) kemudian di tahan . Allah member
manfaat kepada manusia , mereka minum dan berladang (bertanam) , air yang jatuh
pada tanah yang gersang , tidak menumbuhkan tanaman-tanaman dan tidak di
tahan(untuk air minum) demikianlah perumpamaan orang-orang yang mengetahui
agama Allah , mengambil manfaat dariku.
C. Sikap Orang Yang Berilmu
Orang
yang berilmu dan mengamalkannya akan mendapatkan penghargaan yang tinggi dari
setiap orang dimanapun ia berada.
Adapun sikap orang yang berilmu di antaranya adalah
:
1. Ikhlas
dalam mengerjakan ilmunya kepada orang lain , tanpa adanya maksud yang lain
kecuali ridha allah .
2. Jujur
dan adil dalam bersikap . Artinya kita dapay menentukan sesuatu itu berdasarkan
ketentuan yang semestinya dengan penuh kejujuran .
3. Senang
menggali dan mengkaji berbagai ilmu berdasarkan perkembangan zaman yang semakin
maju , dengan berdiskusi mendatangi majelis-majelis ilmu , kajian buku ,
ataupun membaca bacaan yang bermanfaat .
4. Bijaksana
dalam memberikan pengetahuan terhadap orang lain baik karakteristiknya ,
ataupun budayanya agar segala yang kita berikan mudah di pahami .
D. Perbedaan Orang yang Berilmu Dengan
yang Tidak Berilmu
Dalam
Al-Qur’an surat az-zumar Allah SWT berfirman,”Katakanlah , ‘ Adakah sama
orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ..?
Pada
ayat tersebut begitu jelas jawabannya , ia tidak di cantumkan pada ayat
selanjutnya . Dalam ilmu bahasa , pertanyaan trsebut dikenal dengan pertanyaan
retoris yaitu pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban karena sudah di ketahui
sebelum pertanyaan itu ada.
Jelas
jawabannya tidak akan sama selama-lamanya . seorang yang berpengetahuan , dari
caranya berfikir , bertindak , dan bertutur kata akan jauh berbeda dengan orang
yang tidak berpengetahuan . Ayat ini adalah teguran bagi orang-orang yang
berpengetahuan tetapi ternyata tingkah laku mereka seperti orang awam . Mereka
melakukan hal yang di larang oleh Allah padahal mereka mengetahui bahwa hal
tersebut di larang oleh Allah.
Begitu banyak ayat Al-Qur’an dan
hadist-hadist yang menunjukkan keutamaan orang-orang yang berilmu di antaranya
:
1. Rasulullah
SAW bersabda “ Keutamaan orang alim atas ahli ibadah adalah seperti keutamaan
ku atas orang yang paling rendah dari sahabatku .”
2. Sebagai
pewaris para nabi sebagai mana sabdanya dalam hadist-hadist beliau , Rasulullah
SAW tidak pernah meminta kepada Allah untuk ditambahkan kepada baliau kecuali
ilmu . Seandainya ada yang lebih utama dari ilmu , pastilah beliau akan
mengajarkan ummatnya untuk meminta hal tersebut.
3. Dapat
beramal lebih baik seperti firman Allah dalam surat Al-Mulk ayat 2 “Yang
menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu siapa yang lebih baik amalnya …”
.
4. Tidurnya
orang yang berilmu lebih ditakuti daripada sholatnya orang yang tidak berilmu.
Hal ini bisa terjadi karena tidurnya orang yang berilmu pastilah bertujuan
untuk beristirahat agar dia mampu beribadah lagi .Selain itu orang yang
mengamalkan ilmunya akan tidur dengan mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah di
dalamnya sehingga tidurnya tersebut akan bernilai ibadah . Sedangkan ibadahnya
orang yang bodoh akan rawan terhadap kesalahan dan justru menjadikan syetan
menyukainya.
5. Orang
yang berilmu lebih utama daripada pemilik harta . pepatah mengatakan “Ilmu akan
menjaga pemiliknya sadangkan harta harus kita yang menjaganya.
E. Balasan Bagi Orang Yang Menuntut
Ilmu
1. Akan
di setarakan dengan para mujahid di medan perang
Rasulullah SAW berpesan dalam sebuah
riwayat bahwa, “ Barangsiapa yang memasuki masjid kami (Masjid nabawi) dengan
yujuan mempelajari kebaikan atau mengajarkan nya , maka ia menjadi orang yang
brjihad di jalan Allah SWT . Dan barangsiapa yang memasukinya dengan tujuan
selain itu , maka ia laksana orang yang sedang melihat sesuatu yang bukan
miliknya .’’
Hal ini menunjukkan bahwa menuntut ilmu
yang hampir di setarakan dengan amalan berjihad di sediakan pahala yang begitu
besar . Oleh karna itu kita jangan sampai tergoda dengan kenikmatan dunia
sampai melalaikan kegiatan menuntut ilmu dimanapun dan dalam kondisi
bagaimanapun tetap mengingat pahala seperti pada ulasan ini . Hal tersebut
sangat penting untuk meningkatkan semangat menuntut ilmu sampai Allah
menghentikan nafas kita di dunia ini.
2. Memperoleh
kemudahan menuju surga yang abadi
“Barangsiapa yang meniti suatu jalan
untuk mencari ilmu , maka Allah memudahkan untuknya jalan menuju surga.
Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) untuk membaca
kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka ,ketentraman turun atas mereka ,
rahmat meliputi mereka melainkan mengelilingi mereka dan Allah menyanjung
mereka di tangah para malaikat yang berada di sisin-Nya. Barang siapa yang
lambat amalannya , maka tidak dapat di kejar dengan nasabnya.’’ (HR.Muslimdan
Ahmad)
Hadist tersebut menjelaskan kepada kita
tantang kemudahan yang di berikan oleh Allah SWT. Kepada pencari ilmu , untuk
dimudahkan menuju ke surga yang merupakan tempat segala kenikmatan di dunia .
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Dalam pembahasan bab ini penulis
akan memberikan kesimpulan-kesimpulan yang bersangkutan dengan karya tulis ini
. Di antaranya dapat di ambil kesimpulan bahwa menuntut ilmu itu wajib baik
laki-laki maupun perempuan bahkan ada dikatakan sejak lahir sampai ke liang
kubur , di samping itu menuntut ilmu memiliki banyak keutamaan, perbedaan dan
balasan bagi orang yang menuntut ilmu .
Adapun keutamaan menuntut ilmu di
antaranya akan di mudahkan jalan menuju surga , sebagai pewaris para nabi ,
menjadi orang yang mulia dalam pandangan agama , termasuk fisabilillah.
Dari
uraian tersebut dapat kita ketahui bahwa orang yang memiliki ilmu pengetahuan
lebih utama daripada memiliki harta karna harta tanpa ilmu akan sia-sia tetapi
kalau kita memiliki banyak ilmu insyaallah akan bahagia .
Bila
kita lihat dari kehidupan di zaman modern seperti ini sangat membutuhkan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang tinggi di samping kita harus memiliki iman dan
taqwa .
Menurut ibnu hajar Al-Atsqolani di
sebutkan dalam kitab fathul Baari bahwa ilmu yang hukumnya fardu ‘ain untuk di
cari oleh setiap muslim adalah’’Ilmu syar’i yang bermanfaat mengetahui
kewajiban mukallaf dari perkara din-nya , baik urusan ibadah maupun muamalah
.serta ilmu tentang Allah, sifat-Nya,dan mensucikan-Nya dari kekurangan .
Adapun semua itu bersandarkam pada tafsir, hadist dan fiqih.
Demikianlah
beberapa kesimpulan yang menunjukkan besarnya keutamaan-keutamaan bagi orang
yang berilmu .
B. SARAN
Alhamdulillah
, dengan izin Allah SWT akhirnya karya tulis ini telah selesai juga. Adapun
jikalau ada kebenaran dalam karya tilis ini , karna itu datangnya dari Allah
SAW . Dan jikalau terdapat kesalahan ataupun kekurangan , karna itu datangnya
dari kekhilafan diri penulis sendiri .
Adapun saran-saran yang akan penulis sampaikan
kepada para pembaca agar dapat mengambil manfaat dari karya tulis ini di
antaranya dapat mengetahui betapa pentingnya menuntut ilmu untuk meningkatkan
kualitas hidup dan sebagai bekal menuju kehidupan yang bahagia di dunia maupun
di akhirat . Selain itu kita dapat mengetahui betapa banyak nya manfaat maupun
keutamaan orang yang menuntut ilmu bahkan di umpamakan seperti orang yang
berjihad di jalan Allah . Selanjutnya penulis merumuskan saran-saran sebagai
berikut :
1. Hendaknya
kita labih mendalam di dalam mempelajari keutamaan dan pentingnya ilmu , baik
yang bersumber dari Al-Qur’an ,hadidt , kitab-kitab para ulama islam, maupun
yang lainnya.
2. Hendaknya
kita mengembangkan sikap bangga akan ilmu yang telah kita raih, agar
keutamaannya tampak menghiasi diri kita dan orang-orang di sekitar kita.
3. Karena
begitu besar keutamaan dan pentingnya ilmu, maka hendakanya kita tidak berhenti
begitu saja dalam menuntut ilmu. Sesuai dengan sabda Rasulullah bahwa menuntut
ilmu tetap di haruskan sampai tubuh kita terkubur dalam liang lahat.
DAFTAR
PUSTAKA